Monday, February 23, 2015

TENTANG MANUSIA SETENGAH LUMBA LUMBA: Pertanyaan dari Ask fm

Hai hai! Siapa yang mengenal saya? Okay jika tidak ada yang mengenal saya, saya akan mencoba untuk mendeskripsikan diri saya sendiri. Karena, ada pepatah mengatakan "TAK KENAL MAKA TAK SAYANG. TAK SAYANG MAKA, ..." (Okay isi aja deh sama kalian sendiri)
Saya adalah seorang makhluk (alay) bernama lengkap Annisa Putri Septiani. Sebut saja saya Annis (Manusia setengah lumba-lumba). Ya sebut saja begitu, hanya mengikuti pergaulan yang kekinian dengan menghubungkan antara manusia dan hewan. (semoga kalian tahu apa yang saya maksud)
Manusia ini tampaknya mempunyai perasaan nista kepada satu dari seribu miliyar monster-monster yang ada. Okay, sebut saja dia CICAK. Dia "NISTA" di mata saya, jangan tanya kenapa.
Skip tentang CICAK!
Asal kalian tahu, makhluk sedikit (alay) ini sedikit histeris jika melihat makanan. Karena sedikit kehisterisannya terhadap makanan, manusia ini berbeda jauh jika direndengkan atau bahasa kekiniannya "disama-samakan" saat ia SMP. Jangan tanya kenapa, dan apa yang terjadi. Dulu ketika makhluk ini SMP, dia terlihat seperti tiang listrik yang mencakar cakrawala. Dan jika kita lihat saat makhluk ini SMA. INGAT! SAAT DIA SMA! Makhluk ini hampir menyerupai tower DOTA yang tumbuh.(Saya tegaskan, JANGAN PERNAH MEMBAYANGKANNYA JIKA KALIAN TIDAK INGIN DI KUTUK OLEH MAKHLUK INI)
Okay, disini saya ingin bercerita tentang diri saya sendiri. Ya, menurut bahasa kekiniannya itu "CURHAT". Karena mama dedeh belum ingin ngundang makhluk berspesies sedikit (alay) ini, jadi apa boleh buat saya musti curhat dan nyampah di dinding suci ini.
Saya ingin curhat nih, beberapa bulan yang lalu atau kalian bisa di sebut dari tahun lalu. Ask Fm saya lapur. Bukan karena ke blokir atau apa, yang jelas saya lupa passwordnya. Okay, berhubung saya lupa passwordnya jadi saya hanya bisa buka akun itu hanya di laptop tercinta ini. Saya tidak ada niat untuk mengganti passwordnya. Kenapa? Karena saya tidak niat. saya mulai dari pertanyaan-pertanyaan yang makhluk asing tepatnya ALIEN (ya, sebut saja begitu)
1. Kak kenapa kakak kalo ngomong kadang suka cepet, sampe sampe gue ga jelas lo ngomong apa.
(anon)
jawaban: Ade (siapa nama lo? di Anon sih -_-), ya saya cepet ngomongnya karena keluarga saya pada cepet ngomongnya. Intinya, ini semua sudah titisan dari emak. Ya, masalah ga jelasnya lo bayangin dah gue cadel dan emang faktor keluarga gue yang kalo ngomong cepet tanpa jeda. Tapi, gue bisa kalo ngomong sama lo gue pelanin satu huruf durasinya satu menit gue bisa. Tapi, yang jadi pertanyaannya sekarang LO SIAPA? TERUS GUE HARUS NGOMONG DENGAN DURASI YANG LAMBAT DENGAN SIAPA?

2. kak lo sebutin 10 fakta tentang lo!
(Felani Yustira)

Jawaban: manusia, sejenis vertebrata dan evertebrata, tinggi, besar, selalu bawa ransel kemana-mana, cameuh, cadel, tembem, tembem, tembem

3. kak lo udah punya pacar? kalo udah siapa? orang mana? kalo belum gue bisa nih.
(anon)

jawaban: udah. Aditya Rizky Ramadhan. Jakarta. Iya bisa noh sama nenek gue kebetulan dia single bentar lagi mau rilis album -_-

4. kak?
(adli)

jawaban: apa? (pertanyaan lo nggak seharusnya ada di blog gue. sumpah -"- )

5. Kak lo pernah disakitin sama cowo? Bagaimana pendapat kakak? Dan sikap kakak?
(anon)

Jawaban: Duh pertanyaanmu nak udah kaya reporter aja. :'>
Pernah de, Beberapa kali malah. Pendapat? yang jelas ya kecewa lah de. Sikap? Saya sih bukan org yang pendendam atau gimana, diemin aja. Ya paling saya ga nganggep dia ada/hidup/enyah dari muka bumi pun. it's oke wae :v

6. Nis casan aku ada di kamar kamu?
(Chika)

Jawaban: Baru kebuka kok. :'> aku sedih pertanyaan kamu terpampang di blog aku :'>

7. Nis jangan Puisi mulu dong Blog nya.
(anon)

Jawaban: Ini kagak. Ga percaya? Liat pertanyaan kamu masuk di blog saya. dadah dadah dulu atuh ke kamera :>

8. Gue ga akan nanya.
(anon)

Jawaban: ya terus -"- die aja die gih.

9. Nis ikutan stand up comedy gih?
(iman)

Jawaban: Ga ah takut menang :v

10. Kakak disuruh mama kerumah
(anon)

Jawaban: Mama siapa? lo jangan bikin modus penipuan baru yang menyangkut-nyangkutkan dengan mama deh. gue lelah dengan mama mama an yang sering nongol di sms minta pulsa. Dan sekarang? Jangan bilang gue suruh nyusul mama ke kantor polisi . Gue muaaaakkk :'>

Okay yang ingin bertanya bisa lewat e-mail ke annisaputriseptiani8@gmail.com. Jangan ke Ask Fm. Mulai dari hari ini Ask fm saya, tidak akan di lihat lagi :'>

Saturday, February 21, 2015

Badai

Dimulai saat semuanya berbeda
dan hari kemarin yang tiba tiba menjadi bisu
Di malam tadi mimpi buruk menghampiri
Rasanya sakit, entahlah menusuk
Rasanya sakit, entahlah menancap
Rasanya sakit, entahlah tersangkut
Enyahlah!
Enyahlah!
Menoleh pun tak sanggup
Biar embun yang berceloteh

Ketakutan
Ketakutan
Aku takut itu datang di hari esok
Saat sang fajar menyapa
Senyumannya tak dapat di artikan
Bahkan seekor burung pun bertanya
Angin, matanya seketika ikut berputar
Gunung bersembunyi
Siapa yang dapat menjelaskan ini semua?

Jelaskan kepada bunga bunga itu
Jelaskan kepada embun diatasnya
Sampaikan kepada ku
Semua tampak bisu kembali
Angin pun tak meniup layar
Ombak pun menjadi jinak seketika
Semua bisu dan enyah
Tolonglah!
Aku butuh sedikit bisikan, untuk mengartikannya



-annisa putri s-

Mawar Berlapis Baja

Rusuk remuk
Melayang, bulan menyerapnya
Tak ada penyangga
Penopang yang tertiup angin
Meniru sebuah tiang
Sekalinyapun tak sanggup
Awan yang bergemuruh
Angin yang sedang bergerutu
Sang dewi mencoba melerai
Seperti mengumpulkan debu
Sang dewi berada di tengah badai

Perang dimulai!
Saat ini semua berteriak
Bergerutu
Terbakar
dan memuncak
Tiga dari seratus
Tampak murung
Menyalahkan dirinya sendiri
Ketika kegelapan memuncak,
dan mereka yang animisme,
Animatisme.
Semua berada di dalam secangkir teh.

Akulturasi!
Sang prajurit menjerit seperti tikus kecil
Sang raja yang terjebak dalam kesunyian
Sang putri yang menjadi buta.
Hentikan!
Hentikan!
Oral, semua berbisik
Berbisik,
adapun yang bergumam.
Menjadi seperti ribuan ekor itik yang meminta makan
Oral, seketika menjadi hening

Transformasi, sang putri!
Berbaja,
bertameng.
Menjadi tangguh
Dia berapi-api
dengan tegap
Oral
Dia dapat menembus hujan
Tak perlu bantuan para itik, biarkanlah!
Dia tangguh,
Matanya bersinar
Api dan petir yang menempel di punggungnya
Terselimut oleh baja
Sekali lagi, biarkanlah!
Dia akan menyisir cakrawala
Mengusir semua gerhana

Dia adalah aku
Aku adalah dia
Dia dan dia
Menjadi
Aku dan aku
Mawar berlapis baja
Di kawal oleh ribuan pedang dan petir


-annisa putri septiani-