(Annisa Putri Septiani)
Sebuah perasaan berdesir
Ombak yang menabrak keras
Hingga karang pun tiada
Tidak hilang
Hanya sebuah karang terbawa arus
Seolah tertelan bumi
Dan tertancap pedang
Menyakitkan memang
Berada di dasar samudra
Kini
Tak dapat kembali merasakan
Senja yang memeluk
Kini tak lagi
Senja yang menatap
Kini telah tiada
Hanya harapan kini
Sebuah pertemuan kembali
Agar pesan yang tak tersampaikan
Dapat didengarnya
Dapatkah semua kembali menyapa
Saat ini
Hanya dalam kegelapan aku berada
Aku dan dasar Samudra
No comments:
Post a Comment